• Twitter
  • Facebook
  • Google+
  • LinkedIn
  • Flickr
  • Vimeo
  • YouTube
  • RSS
Please select your page
Selasa, 22 Agustus 2017 09:26

Waktu yang tepat melarang anak

Written by 
Rate this item
(0 votes)

Ayah bunda, pola asuh yang kita terapkan sangatlah berpengaruh pada aklaq atau karakter anak. Melarang dan membiarkan anak haruskah kita berlakulan di saat yang tepat. Tidak terlalu kaku dan juga tidak terlalu longgar.

Jika anak terlalu sering dilarang maka akibatnya anak akan terhambat pola berpikirnya, perkembangan motorik halus maupun motorik kasarnya. Anak dilarang berlari, dilarang bermain hujan, dilarang menggunting, dilarang memanjat pohon, anak remaja dilarang pergi bersama temannya, dan sebagainya. Anak membutuhkan berbagai pengalaman untuk bekal ketrampilan menghadapi hidup. Jika terlalu sering dilarang anak akan kesulitan menghadapi berbagai masalah dalam hidupnya kelak.

Demikian juga jika anak terlalu dibebaskan. Dia akan tumbuh semaunya. Asing dengan aturan- aturan yang akhirnya dia kesulitan menyesuaikan diri dengan ketertiban dan kedisiplinan.

Maka, laranglah anak di saat yang tepat, bun. Ada 3 ranah yang menjadikan alasan bagi kita untuk melarang anak, yaitu jika anak :
1. Melanggar aturan agama
2. Melanggar sopan santun
3. Membahayakan diri dan oranglain

Misal anak kita berlari di lantai yang licin. Jelas itu berbahaya. Maka harus kita stop segera. Jika anak berlari di tempat yang aman, adakah alasan kita melarangnya? Soal jatuh itu biasa. Anak akan belajar hati- hati ke depannya. Anak jangan terlalu kita lindungi agar dia merasakan ketidakenakan di dunia ini sebagai bekal pengalaman ke depannya lebih baik lagi.

Bagaimana dengan bermain hape? Game online kekerasan, misalnya. Jelas itu berbahaya untuk otak dan perkembangan mentalnya. Maka larang anak bermain hape. Jika ia pegang hape untuk kepentingan positip maka berilah kelonggaran. Tarik ulurnya harus pas.

Ayah bunda, melarang dan membiarkan anak itu ada aturan mainnya. Maka mari kita terapkan aturan dalam keluarga kita. Mana yang boleh dan mana yang tidak agar mereka berkembang sesuai dengan kebutuhannya.

Kepala Sekolah SDII Al Abidin : Bunda Farida

 

 

 

Read 310 times Last modified on Selasa, 22 Agustus 2017 09:35

2 comments

  • Comment Link axukotu Kamis, 14 September 2017 17:19 posted by axukotu

    http:/// - .ankor .ankor http:///

  • Comment Link izajepate Kamis, 14 September 2017 17:03 posted by izajepate

    http:/// - .ankor .ankor http:///

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.