Oleh: Farida Nur ‘Aini, S.Sos

alt

Anak adalah karunia Allah yang tak terhingga. Anugerah berupa anak tidak didapatkan oleh semua orangtua. Maka, kita yang mendapat kepercayaan tersebut haruslah bersyukur dan mendidik mereka dengan sebaik-baiknya. Untuk itu ada beberapa ketrampilan dan ilmu pengetahuan dalam mendidik anak agar mereka menjadi buah hati, penyejuk mata.

Anak usia 6 – 12 mempunyai karakteristik yang membuata mereka dikenal dengan masa :

Ò  Masa unjuk diri

Ò  Masa berkelompok

Ò  Masa tidak rapi

Ò  Masa bertengkar

Dalam masa ini mereka juga mengalami masa pembentukan karakter yang penting.  Pola asuh orangtua, sekolah dan lingkungan sangat berpengaruh pada karakter mereka. Beberapa hal penting dalam pola asuh di usia ini adalah :

1. berikan kasihsayang sejak dini

Kadang karena gemas kita memarahi bahkan mencubit anak kita. Padahal emosi dan kemarahan kita justru membuat anak kita menjadi agresif. Sebaliknya kasihsayang dan kelembutan akan membuatnya menjadi anak yang santun dan berakhlaq karimah. Tahanlah emosi, kendalikan diri. Jangan kita lukai masa anak-anak mereka dengan omelan dan kekasaran kita.

  1. Seringlah memuji

Otak anak kita mengalami perkembangan yang luarbiasa pesat. Dan otak berkembang baik bila anak kita mendapatkan rasa nyaman dan aman. Salahsatu alyang membuat anak kta nyaman adalah dengan pujian. Maka seringlah memuji anak. Berikan penghargaan sekecil apapun kemajuan yang tlah ia capai.  . Jangan mudah melarang anak karena dengan melarangnya justru kita menghambat kecerdasannya.

  1. Jadilah teladan

Anak kita terlahir suci. Dia ibarat kertas putih yang belum tercoret. Kitalah yang bertugas mengisi kertas itu dengan coretan yang indah. Anak adalah imitator yang hebat. Dia sangat pandai dalam meniru perilaku orangtuanya. Dengan menjadi teladan bagi anak, kita bisa dengan sangat mudah menerapkan nilai-nilai positif dalam kesehariannya. ‘Satu kali contoh adalah lebih baik daripada seribu kali nasehat’. Bila kita menginginkan anak kita sholeh maka kita harus mencontohkan orang yang sholeh. Bila kita ingin anak kita membuang sampah di tempat sampah, maka kita harus menjadi contoh pertama. Bila kita ingin anak kita berkata sopan, maka kitalah yang menjadi contoh utama dalam berkata sopan.

  1. Ijinkan dia berbuat salah

Kita belajar dari kesalahan. Demikian juga anak kita. Maka berilah kelonggaran da untuk mencoba sesuatu sesai keinginannya. Kita harus tahu kapan kita membolehkan dan tahu kapan kita boleh melarang. Bila terlalu dimanja anak akan menjadi anak yang lemah. Tetapi jika terlalu disiplin anak akan menjadi galak dan temperamental. Adakan aturan yang diberlakukan di rumah. Ajak semua anggota keluarga menerapkan aturan tersebut, misalnya aturan tentang makan, mandi, jam belajar dan adab-adab yang harus dijaga anak. Bila melanggar berilah konsekwensi yang sesuai dengan suai anak dan lakukan dengan sepahaman anak, bahwa dia dihukum karena sudah melanggar aturan. Berikan hukuman yang mendidik sekaligus mengajarinya tanggungjawab seperti menyiram bunga, membuang sampah membereskan tempat tidur, menjemur dan sebagainya.

Demikian beberapa prinsip pendidikan . Semoga kita menjadi orangtua yang sabar dan penuh cinta kepada anak-anak kita sehingga meraka tumbuh menjadi generasi Islam yang tangguh. Amin.