Data di kementrian kesehatan menunjukkan bahwa masalah gizi di indonesia terjadi hampir pada semua umur. Salah satunya adalah terjadi pada anak usia sekolah diketahui bahwa 31-35% tergolong pendek, kurus, mencapai 8,9-10,1 persen. Sedangkan remaja dan usia produktif yang menderita anemia mencapai 17-18%, kasus kurang energi kronis pada usia 15-19 tahun dan 20-24 tahun masing-masing sebesar 46% dan 31%. Kemudian, pada golongan lanjut usia, dihadapkan pada meningkatnya masalah gizi lebih, anemia, dan lainnya.

Begitulah, semua itu akan bisa diatasi dengan asupan gizi yang seimbang. karena gizi cukup mampu mengatasi berbagai penyakit dan mencegah terjadinya masalah kesehatan. Tidak harus dengan jenis makanan yang mewah, tentu saja. Banyak makanan dan minuman yang mungkin cukup murah untuk dibeli di Indonesia, dan tentunya memiliki kadar nutrisi yang baik. Contoh nya saja susu yg harganya cukup murah namun banyak sekali khasiatnya.

Sebagai bentuk dari kepedulian kami terhadap keadaan gizi di Indonesia, AYRC (Al Abidin Youth Red Cross) membagikan susu secara gratis untuk para pengunjung CFD pada hari Ahad, 31 Januari 2016. Respon yang sangat positif ditunjukkan oleh masyarakat solo pengunjung CFD pada hari itu. 

Terus bermanfaat bagi umat, nak.