Cara Allah mencintai hambaNya, salah satunya adalah memberikan ujian sesuai dengan porsinya..
Porsi setiap hamba tentunya berbeda disesuaikan dengan kapasitasnya dan kadar keimanannya..
.
Tentunya di setiap soal selalu dibuat pula kunci jawabannya..
Allah yang memberikan masalah..Allah pula yang akan memberikan jawabannya..
Maka sebelum mencari jawaban permasalahan..”carilah” Allah sebagai pemegang kunci jawaban..
Sekali sekali Allah tidak pernah menzalimi hambaNya..
.
Ketika Allah memberikan ujian kepada kita..karena Allah tau kita yang sanggup melaluinya..belum tentu ujian ini bisa dilalui oleh yang lain..Allah percaya pada kita..=’)
.
Bukankah kebahagiaan dan nikmat yang Allah berikan selama kita hidup tak sebanding dengan ujian yang kita dapatkan?
.
Bukankah ujian jika dihadapi dengan kesabaran maka akan membersihkan dosa-dosa dan meninggikan derajat kita di hadapanNya?
.
Bukankah pula dengan ujian kita kembali diingatkan bahwa kita ini sangat lemah dan sangat membutuhkan Allah?
.
Bukankah dengan ujian yang menimpa kita terkadang menghilangkan sifat ujub pada diri kita?
.
Terkadang kita merasa ujian kita paling berat..padahal di luar sana banyak yang lebih berat ujiannya daripada kita..
.
Berhusnudzonlah kepada Allah, yakinlah bahwa dibalik ujian dan musibah yang menimpa kita ada kebaikan dan hikmah.
.
“Maka mungkin kalian membenci sesuatu padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak” (QS An-Nisaa : 19)
.
Bahkan bisa jadi musibah atau ujian yang kita benci tersebut bahkan mendatangkan banyak kebaikan.Hanya terkadang kita perlu bersabar untuk memahami semua skenario Allah tersebut..=)
.
Jadi mulai sekarang ketika kita diuji..berhusnudzonlah kepada Allah dan katakan pada diri kita..”sabar duhai diri..kita sedang disayang Allah..”
.
Allah tak pernah salah memberikan ujian kepada hamba2Nya..=)
.
Sabar dan ikhlas adalah kuncinya..
.
Ajarkan kami memiliki hati yang sabar dan ikhlas dalam menerima semua ketentuanmu Ya Rabb…aamiin Ya Mujib…