Alhamdulillah pada tanggal 20-25 Juni 2016 telah dilaksanakan wprkshop unit di SMA ABBS Surakarta. Workshop merupakan agenda rutin dua kali dalam setahun dalam rangka peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan di yayasan al-abidin. Workshop pada kesempatan kali ini mengagendakan adanya penyusunan perangkat pembelajaran berdasarkan format terbaru dari pemerintah, evaluasi sekaligus perencanaan pengelolaan siswa di tiap level dan pada hari terakhir mendatangkan pemateri yaitu dr. Sarwanto, seorang dosen dari pendidikan fisika FKIP UNS. Beliau memberikan materi tentang penyusunan modul pembelajaran agar lebih tepat guna dan menarik. Dalam kesempatan ini, beliau mencontohkan beberapa karya bimbingannya di paskasarjana yang mengambil tema pembuatan modul. Diharapkan dengan adanya materi ini akan memberikan inspirasi bagi para guru untuk menyusun modul sebagaimana menjadi arahan dari yayasan. Berhubung berlakunya program bilingual di sekolah kami, maka untuk mendukung itu tidak bisa kami mengandalkan adanya buku-buku pelajaran dari penerbit. Maka dari itu, pembuatan modul adalah yang menjadi wajib bagi para guru ABBS terutama pada mata pelajaran sains.

Selain materi tentang pembuatan modul, para guru juga dierikan waktu untuk menyelesaikan administrasi pendidikan seperti RPP, prota, promes, silabus, analisis KKM dan lain sebagainya. Harapannya dengan diberikannya waktu pengerjaan ini adalah para guru akan lebih siap dalam menyajikan pembelajaran dengan lebih baik karena ada sesi evaluasi dari MGMP internal ABBS. Evaluasi ini membahas tentang hasil belajar, proses belajar, kondisi siswa dan rencana untuk pembelajaran ke depan. 

 Tak ketinggalan pembahasan tentang pengaturan siswa di tiap level. Kondisi siswa di tahun sebelumnya, pembagian kelas dan pengkondisian kegiatan siswa di tahun ajaran yang baru menjadi bagian pembahasan penting di workshop. Dengan ini, para guru akan lebih mudah memetakan potensi siswa untuk dikembangkan di tahun ajaran yang baru. Begitu pula dari sharing bersama ini akan didaptkan cara terbaik untuk pendekatan ke siswa.

Berhubung workshop pada kesempatan ini dilaksanakan di bulan Romadhon, maka untuk menambah nuansa serta menambah berkahnya, setiap harinya workshop disisipi dengan pendalaman ruhiyah. Pagi harinya dibuka dengan tausiyah bergilir dari semua guru. Siang harinya sebelum pulang ada pembinaan tahsin dari Ust Fahru sebagai guru tahfidz. Demikianlah keadaan workshop di unit ABBS.